STORAGE DEVICE
Saat ini perkembangan media penyimpanan data sejak
komputer tercipta berubah sangat signifikan. Mulai dari media penyimpanan
digital dimana hardware membutuhkan
satu ruangan penuh, kemudian menuju ke hardware yang cukup untuk dimasukkan ke saku,
hingga sekarang di mana media penyimpanan digital storage hadir tanpa bentuk
fisik hardware yang nyata,
yaitu cloud storage.
Storage Device merupakan media
penyimpanan pada komputer. Storage Device merupakan media
penyimpanan pada komputer.
Penyimpanan berbagai
dokumen dalam volume yang sangat besar, dapat dikerjakan menjadi lebih ekonomis sejak penemuan teknologi
penyimpanan digital. Format elektronik pada
media magnetik mulai mendampingi format cetak pada media kertas ketika sejumlah
pangkalan dataonline mulai didirikan pada pertengahan tahun 60an, kemudian
media optik menyusul pada pertengahan tahun 80an.
Dalam
Storage Device terdapat 2 Bagian yaitu Internal Storage dan Eksternal Storage.
Dimana Internal Storage
(Media Penyimpan Utama) yang termasuk kelompok ini antara lain yaitu: RAM dan ROMRAM
(Random Access Memory) Yaitu memory baca tulis yang dapat menyimpan data untuk
sementara dan kemudian membacanya kembali.
Data
yang tersimpan pada RAM sifatnya tidak permanen artinya data tersimpan saat ada
arus listrik atau komputer dalam keadaan aktif. Jika tidak ada arus atau
komputer dalam keadaan mati data pun hilang atau tidak tersimpan lagi.ROM (Read
Only Memory) Yaitu memory baca saja dari komputer artinya data yang tersimpan
dalam ROM hanya bisa dibaca saja, ROM itu berisi data atau program-program
dasar dari pabriknya, ROM ini berfungsi untuk mengatur proses dasar dari
masukan dan keluaran data.
Selanjutnya, External Storage
(Media Penyimpan Cadangan) yang termasuk kelompok ini antara lain yaitu: Hard
disk, Flopy disk, Optical disk, Flash disk
.
Berikut adalah jenis-jenis storage device, dan perkembangannya :
1. Punch Card
Pada tahun
1725,Basile Bouchon merancang sebuah media untuk menyimpan data menggunakan
sebuah kertas berforasi untuk menyimpan pola yang digunakan pada kain. Tetapi
pertama kali diciptakan untuk penyimpanan data pada tangal 23 September 1884
oleh Herman Hollerith. Contohnya adalah bagaimana sebuah punch card dapat
berfungsi sebagai media penyimpanan, memiliki 90 kolom (90 column punch card),
terjadi tahun 1972. Jumlah data yang tersimpan dalam media tersebut sangat
kecil, dan fungsi utamanya bukanlah menyimpan data tapi menyimpan pengaturan
(setting) untuk mesin yang berbeda.
2. Paper Tape
Pada tahun
1846,Alexander Bain adalah orang yang pertama kali mengetahui penggunaan paper
tape yang biasanya digunakan untuk mesin faksimili dan mesin telegram. Setiap
baris tape menampilkan satu karakter, tapi karena dapat membuat fanfold dengan
mudah maka dapat menyimpan beberapa data secara signifikan menggunakan punch
tape daripada punch card.
3. Selectron Tube
Pada tahun 1946 RCA mulai mengembagkan Selectron Tube yang merupakan
awal format memori komputer dan Selectron Tube terbesar berukuran 10
inci yang dapat menyimpan 4096 bits Harga satu buah tabung sangat mahal
dan umurnya sangat pendek di pasaran.
4.
Magnetic Tape
Pada tahun 1950-an magnetic tape telah digunakan pertama kali oleh
IBM untuk menyimpan data. Saat sebuah rol magetic tape dapat menyimpan
data setara dengan 10.000 punch card, membuat magnetic tape sangat
populer sebagai cara menyimpan data komputer hingga pertengahan tahun
1980-an.
5.
Compact Cassette
Compact Cassette merupakan salah satu bagian dari Magnetic Tape,
dikarenakan sudah banyak dari kita yang telah memilikinya, hal itu
menjadi bagian yang khusus. Compact Cassette diperkenalkan oleh Philips pada tahun 1963,
namun tidak sampai tahun 1970 menjadi populer. Komputer, seperti ZX
Spectrum, Commodore 64 dan Amstrad CPC menggunakan kaset untuk menyimpan
data. Standar 90 menit Compact Cassette dapat menyimpan sekitar 700kB
hingga 1MB dari da
ta tiap sisinya. Jika disetarakan dengan DVD, maka data dalam Compact Cassette dapat dijalankan selama 281 hari.
6. Magnetic Drum
Magnetic Drum memiliki panjang 16 inci yang bekerja 12.500 putaran tiap
menit. Media ini digunakan untuk menunjang komputer IBM 650 sekitar
10.000 karakter dari Memori Utama.
Floppy Disk Drive yaitu suatu perangkat yang ada di dalam komputer
sebagai asesoris dan pelengkap yang dapat menyimpan data di dalam disket
dengan kapasitas rendah.Pada tahun
1969, floppy disk pertama kali diperkenalkan. Saat itu hanya bisa
membaca (read-only), jadi ketika data tersimpan tidak dapat dimodifikasi
maupun dihapus. Ukurannya 8 inch dan dapat menyimpan data sekitar 80kB.
Selain dapat menyimpan data didalam disket floppy disk juga dapat untuk
booting computer, di dalam computer terdapat maximal dua floppy disk
yaitu flopy “A” dan flopy “B” tetapi biasanya yang terpasang hanya flopy
“A “ saja karena kegunaannya sangatlah terbatas. Empat tahun kemudian, floppy disk yang sama muncul dan dapat
menyimpan data sebanyak 256kB. Selain itu, memiliki kemampuan dapat
ditulis kembali (writeable). Perkembangan selanjutnya, pada tahun 1990
lahir disk dengan ukuran 3 inci yang dapat menyimpan data sekitar 250
MB, atau biasa disebut juga Zip disk.
8. World’s first hard drive
Tanggal 13 September 1956, komputer IBM 305 RAMA dalam kondisi tidak
terselubungi. Komputer tidak mengalami perubahan sejak dapat menyimpan
data sekitar 4.4 MB (setara dengan 5 milyar karakter) – saat itu sudah
menjadi hal yang menakjubkan. Data tersimpan dalam 50 buah Magnetic Diks
yang berukuran 24 inci. Lebih dari 1000 sistim dibangun dan diproduksi
pada akhir tahun 1961. IBM mengeluarkan seharga $3,200 per bulan untuk
memproduksi komputer.
9. Hard drive
Hard drive masih diproduksi di bawah pengembangan yang tetap (konstan).
Hitachi Deskstar 7K yang Anda lihat pada gambar di bawah adalah hard
drive pertama kali yang dapat menyimpan data 500GB setara dengan 120.000
World’s first hard drive IBM 305 RAMAC. Hal ini cenderung tiap tahun
kita dapat memperoleh drive yang dapat menyimpan data secara cepat
dengan harga murah
10.Hard Disk

Hard disk merupakan salah satu media penyimpan data pada komputer
yang terdiri dari kumpulan piringan magnetis yang keras dan berputar,
serta komponen-komponen elektronik lainnya. Hard disk menggunakan
piringan datar yang disebut dengan platter, yang pada kedua sisinya
dilapisi dengan suatu material yang dirancang agar bisa menyimpan
informasi secara magnetis. Platter-platter tersebut disusun dengan
melubangi tengahnya dan disusun pada suatu spindle. Platter berputar
dengan kecepatan yang sangat tinggi yang dikendalikan oleh spindle motor
yang terhubung pada spindle. Alat elektromagnetik baca tulis khusus
yang bernama head terpasang pada slider dan digunakan untuk menyimpan
informasi ke dalam piringan atau membacanya. Slider terpasang di atas
arm, yang kesemuanya terhubung secara mekanis pada suatu kumpulan
tunggal dan tersambung pada permukaan piringan melalui suatu alat yang
disebut dengan actuator. Selain itu ada juga logic board mengatur
aktifitas komponen-komponen lain dan berkomunikasi dengan PC.
Setiap permukaan pada satu platter bisa menampung sekitar sepuluh
milyar bit data yang diorganisasikan pada suatu “potongan” yang lebih
besar dengan alasan kemudahan, dan memungkinkan pengaksesan informasi
dengan lebih mudah dan cepat. Setiap platter memiliki dua head, satu di
atas dan satu lagi di bawah, sehingga hard disk dengan dua platter
memiliki empat permukaan dan empat head. Setiap platter menyimpan
informasi dalam lingkaran-lingkaran yang disebut dengan track. Kemudian
tiap track “dipotong-potong” lagi menjadi beberapa bagian yang disebut
dengan sector, yang mana masing-masing sector menampung informasi
sebesar 512 bytes.Seluruh hard disk harus dibuat dengan tingkat presisi
yang sangat tinggi karena komponen-komponennya berukuran sangat kecil.
Bagian terpenting dari hard disk harus ditempatkan pada suatu tempat
yang tidak bisa dimasuki udara untuk memastikan tidak ada benda asing
yang masuk dan menempel pada permukaan platter yang bisa menyebabkan
kerusakan head.
11.
Compact Disk

Di era dewasa ini compact disk (CD) banyak dipakai untuk media penyimpanan data. CD yang dipakai untuk menyimpan data yang sifatnya read only atau hanya dapat dibaca, namanya dikenal dengan CD-ROM. Pada umumnya produk-produk CD-ROM merupakan suatu pangkalan data (database), yang pengoperasiannya memerlukan paling sedikit seperangkat personal komputer dengan hard disk, CD drive, dan printer
bila diperlukan. Data yang disimpan pada CD-ROM dapat berupa teks,
grafik, gambar dan sebagainya. CD-ROM sesuai untuk menyimpan informasi
yang sifatnya statis seperti arsip, kamus, ensiklopedia dan sebagainya.
Sebagai media penyimpan data, CD-ROM memiliki sejumlah keunggulan. Phiri
(1993) mengemukakan ada sejumlah keunggulan yang dimiliki oleh CDROM,
antara lain : a) kapasitas penyimpanan yang besar, b) tahan lama, c)
bentuknya telah distandarisasi secara internasional, sehingga dapat
mempergunakan peralatan yang sudah standar, d) penelusuran dapat
dilakukan pada jaringan maupun in-house, Compact disk muncul
bermula dari penemuan Laser Disk, namun berukuran lebih kecil.
Dikembangkan oleh kerjasama antara SONY dan Philips pada tahun 1979 dan
Compact Disk sangat berlimpah di pasaran pada tahun 1982. Sekarang tipe
CD dapat menyimpan data sebesar 700MB. e) bersifat user friendly, f) informasi yang diinginkan dapat di-download ke dalam media magnetik. Sebagai contoh, CD-ROM dengan ukuran 600 Megabyte (600 MB Compact Disk) mempunyai kecepatan akses 300 ms. CD-Rom ini dapat menyimpan 200.000 halaman teks, 90 menit (1,5 jam) digital audio, 70 menit digital MPEG video, 20 full color JPEG hi-ress pictures, dan 19.000 scanned images
atau sekitar 7 laci file kabinet. Keunggulan lain dari CD-ROM ialah
mudah digunakan, memiliki daya tahan yang kuat dan usia sangat lama
yaitu dapat bertahan sampai 50 tahun. Selain dapat diakses pada komputer
stand alone, CD-ROM juga dapat diakses oleh beberapa komputer (multi user) secara online dalam suatu jaringan. Hal ini bisa dilakukan dengan menggunakan juke box
yaitu berupa media penyimpanan optik yang dapat menyimpan beberapa CD,
dimana CD tersebut dapat diakses secara bersama oleh beberapa komputer.
Pemanfaatan beberapa CD tersebut bisa dilakukan secara serentak, karena juke box menggunakan teknologi robotik untuk pengaturannya. Dengan menggunakan jux box tersebut, maka terjadi proses temu kembali dan penyimpanan yang semakin efektif dan efisien. Misalnya, sebuah juke box yang dapat menyimpan 16 optical disk, itu berarti dapat menyimpan teks sebanyak 512 laci file cabinet, atau 1.024.000 halaman kertas ukuran A4. Karena 1 (satu) optical disk bisa memuat teks sebanyak 32 laci file cabinet atau sekitar 64.000 halaman kertas ukuran A4.
12. DVD
DVD (Digital Versatile Disc atau Digital Video Disc)
merupakan dasar dari CD menggunakan teknologi laser yang berbeda.
Panjang gelombang laser menggunakan 780nm sinar inframerah (standar CD
menggunakan 625 nm hingga 650nm sinar inframerah) yang membuatnya
memungkinkan menyimpan data pada space yang sama. Dua lapisan DVD dapat
menyimpan data sebesar 8.5 GB.
13. Flash Disc
Penemuan Flash Memory (NOR dan NAND) oleh Dr Fujio Masuoka tahun 1984
ketika sedang bekerja pada Toshiba sedangkan nama flash sendiri
diberikan oleh koleganya yaitu Mr. Shoji Ariizumi. Type flash chip type
NOR yang diperdagangkan dikenalkan oleh intel pada tahun 1988. NOR flash
adalah flash dasar yang membutuhkan waktu yang cukup lama dalam
menghapus dan menulis, tetapi menyediakan alamat penuh dan jalur data,
memberikan akses secara acak terhadap semua lokasi memori. Tetapi sangat
bagus untuk menggantikan ROM model lama, dimana memungkinkan untuk
mengupdate kode program yang tersimpan. Contoh adalah BIOS. NAND flash
di announced oleh Toshiba pada tahun 1989, dimana bisa melakukan proses
penghapusan dan penulisan yang lebih cepat, membutuhkan tempat yang
kecil untuk chip per selnya. Dengan bertambahnya kapasitas tetapi biaya
bisa ditekan menyebabkan flash tipe ini cocok digunakan untuk secondary
storage.
Flash Disk adalah piranti penyimpan dari floppy drive jenis lain dengan menggunakan kabel interface jenis USB (
Universal Serial Bus).
Flash drive ini bisa dibaca dan ditulis, sangat praktis dan ringan
dengan ukuran berkisar 50 x 15 x 6 mm. Bahkan untuk saat ini, ukurannya
semakin kecil dengan kapasitas yang jauh lebih besar, hingga mencapai 1
TB.
Untuk penyimpan data biasa, sumber tenaga diambil langsung melalui
USB yang dikoneksi ke PC, secara otomatis di layar monitor akan menyala
dan dan menampilkan pesan pada layar yang memberitahukan bahwa koneksi
sedang berlangsung antara flash drive dengan PC.
USB flash drive memiliki banyak kelebihan dibandingkan alat
penyimpanan data lainnya, khususnya disket. Alat ini lebih cepat, kecil,
dengan kapasitas lebih besar, serta lebih dapat diandalkan daripada
disket (karena tidak memiliki bagian yang bergerak).
14.
SD Card
SD High-Capacity (SDHC) kartu menyediakan lebih banyak daya
penyimpanan yang dapat dilepas daripada sebelumnya. With a capacity
range starting at 4GB and going up to 32GB, developers have the choice
to specify three data-writing speeds at guaranteed minimum data transfer
rates. Dengan rentang kapasitas mulai dari 4GB dan pergi hingga 32GB,
pengembang memiliki tiga pilihan untuk menentukan kecepatan penulisan
data di dijamin minimal kecepatan transfer data.
The SD Association has established a new specification rating for the
minimum data transfer for standard and high-capacity cards, as well as
both types of host products. Asosiasi SD telah menetapkan spesifikasi
baru rating untuk transfer data minimum untuk standar dan kartu
berkapasitas tinggi, serta tuan rumah kedua jenis produk. With the new
Speed Class specifications, the host product can check the fragmented
state in the card and calculate the write speed in each part of the
card. The host can then determine where to write the data according to
its speed requirement. The three SDHC speed classes – Class 2, Class 4
and Class 6 – transfer data at least 2, 4 and 6MB per second. Dengan
spesifikasi Kelas Panggilan baru, produk tuan rumah dapat memeriksa
negara terpecah dalam kartu dan menghitung kecepatan tulis pada setiap
bagian dari kartu. Tuan rumah kemudian dapat menentukan tempat untuk
menulis data kecepatan sesuai dengan kebutuhan. Tiga kecepatan SDHC
Kelas – Kelas 2, Kelas 4 dan Kelas 6 – mentransfer data
sekurang-kurangnya 2, 4 dan 6MB per detik.
15.
Solid State Disk (storage device masa depan)
Solid State Drive atau SSD mungkin masih awam di telinga
masyarakat Indonesia secara umum. Hal tersebut tidak aneh karena SSD belum
menjadi perangkat keras yang umum dipakai karena baru diperkenalkan ke pasar
Indonesia beberapa tahun ke belakang.
Harddisk tipe SSD merupakan pengembangan
teknologi memori solid state untuk menyimpan data. SSD menggabungkan sejumlah
modul memori flash yang dihubungkan dengan sebuah chip controller. Tidak
seperti Hard Disc Drive (HDD), SSD tidak berisi bagian yang bergerak seperti
disk magnetik yang berputar dan jarum untuk membaca/menulis.
SSD (Solid State Drive) adalah media
penyimpanan data yang menggunakan non volatile
memory sebagai media dan tidak menggunakan cakram magnetis seperti
hard-disk konvensional. Berbeda dengan volatile
memory, data yang tersimpan pada SSD tidak akan hilang meskipun daya
listrik tidak ada.
Volatile & Non-volatile
- volatile memory
adalah media penyimpanan data (dapat ditulis dan dihapus) yang akan hilang
datanya bila tidak ada aliran listrik. Jadi dia butuh daya listrik dalam
mempertahankan data yang disimpan. contohnya : RAM
- Non-volatile
memory adalah media penyimpanan data (dapat ditulis dan dihapus) yang
tidak membutuhkan aliran listrik dalam penyimpanan datanya. Jadi walaupun
aliran listrik tidak ada, data masih tetap tersimpan. contohnya :
Flashdisk.
Sejarah
Riwayat
penyimpanan data tanpa menggunakan komponen bergerak ini sebenarnya sudah
dimulai sejak akhir 1960-an dan awal tahun 1970-an. Kala itu, SSD dibuat untuk
komputer super buatan IBM yaitu Amdahl dan Cray. Namun mahalnya harga yang
harus dibayar, membuat SSD tidak bisa diproduksi secara masal karena tidak
ekonomis (saat itu hanya dibuat jika ada pesanan).


Proyek SSD kemudian dimulai lagi dengan
kehadiran SSD yang dibuat oleh StorageTek pada akhir 1970-an. Di awal tahun
1980-an, Santa Clara Systems memperkenalkan BatRam, sebuah memori berbentuk
serangkaian chip RAM dengan kapasitas total sebesar 1 megabit (125 kilo byte)
yang berfungsi mengemulasikan hard-disk, suatu media penyimpanan yang cukup
besar kala itu, karena MS-DOS versi 1.0 hanya mendukung media penyimpanan
maksimal sebesar 160 kilo byte saja. Dalam paketnya, memori ini dilengkapi
dengan baterai isi ulang. Baterai ini berfungsi menyimpan data saat rangkaian
RAM tidak mendapatkan pasokan daya listrik (misalnya saat komputer dimatikan).
Proyek SSD kemudian dimulai lagi dengan
kehadiran SSD yang dibuat oleh StorageTek pada akhir 1970-an. Di awal tahun
1980-an, Santa Clara Systems memperkenalkan BatRam, sebuah memori berbentuk
serangkaian chip RAM dengan kapasitas total sebesar 1 megabit (125 kilo byte)
yang berfungsi mengemulasikan hard-disk, suatu media penyimpanan yang cukup
besar kala itu, karena MS-DOS versi 1.0 hanya mendukung media penyimpanan
maksimal sebesar 160 kilo byte saja. Dalam paketnya, memori ini dilengkapi
dengan baterai isi ulang. Baterai ini berfungsi menyimpan data saat rangkaian
RAM tidak mendapatkan pasokan daya listrik (misalnya saat komputer dimatikan).
Kelebihan SSD
Dibandingkan Hard-disk Konvensional (HDD)
- Waktu mulai
bekerja (start-up) yang lebih cepat. Akses data yang cepat, Hal ini
berdampak pada akses data yang lebih tinggi, keterlambatan/ penundaan
membaca data (latency) yang lebih rendah dan waktu pencarian data (seek
time) yang jauh lebih cepat.
- Tidak memiliki
bising/dengung (noise) mengingat tidak adanya komponen yang bergerak.
- Lebih hemat daya
listrik, meskipun untuk SSD berbasis DRAM masih diperlukan catu daya yang
cukup tinggi, namun jika dibandingkan dengan hard-disk konvensional masih
jauh lebih hemat energi.
- Lebih kebal
terhadap guncangan, getaran, dan temperatur yang tinggi.
- Dengan kapasitas
penyimpanan yang sama, SSD memiliki bobot yang lebih ringan dan ukuran
fisik yang lebih ramping jika dibandingkan dengan hard-disk biasa
(khususnya saat ini hingga ukuran penyimpanan 256 GB) sehingga lebih
portable untuk notebook dan mobile external storage.
- Karena dapat
menyimpan data meskipun catu daya tidak ada, kelak teknologi SSD ini jika
digabungkan dengan teknologi Memristor (Memory Transistor) membuka
kemungkinan tercapainya pembuatan sebuah komputer yang dapat
dihidup-matikan layaknya sebuah televisi, sehingga istilah start-up, shut
down, hang, blue screen dan sejenisnya hanya menjadi catatan sejarah untuk
anak cucu kita.
sumber referensi
1. http://rizka46.blogstudent.mb.ipb.ac.id/2011/06/08/perkembangan-storage-devices/
2. https://id.wikipedia.org/wiki/Solid-state_drive
3. http://dedibarliantoweb.blogspot.co.id/2014/09/perkembangan-media-penyimpanan-sekunder.html